Sekilas Tentang Borussia Dortmund
Ballspielverein Borussia 09 e.V. Dortmund, biasanya diketahui untuk Borussia Dortmund [boˈʁʊsi̯aː ˈdɔɐ̯tmʊnt], [3] BVB, atau cuma Dortmund, ialah club olahraga karieronal Jerman yang berbasiskan di Dortmund, Rhine-Westphalia Utara. Ini populer sebab team sepak bola karieronal pria, yang bermain di Bundesliga, tingkat paling atas dari skema liga sepak bola Jerman. Club ini sudah memenangi delapan kejuaraan liga, empat DFB-Pokals, satu Liga Champions UEFA, satu Piala Intercontinental, serta satu Piala Winners Cup UEFA.
Dibangun di tahun 1909 oleh delapan belas pemain sepak bola dari Dortmund, team sepak bola ialah sisi dari club olahraga berbasiskan keanggotaan besar lebih dari 145.000 anggota, jadikan Borussia Dortmund club olahraga paling besar ke-2 dengan keanggotaan di Jerman. Club ini mempunyai departemen aktif dalam olahraga lain, yakni bola tangan wanita. Semenjak 1974, Dortmund sudah mainkan laga kandang mereka di Westfalenstadion; stadion ini ialah yang paling besar di Jerman, serta Dortmund mempunyai kedatangan rerata paling tinggi dari tiap club sepakbola perkumpulan di dunia.
Dewan area distrik barat-batin putuskan pada awal 2006 untuk memberikan nama satu jalan di dekat stadion di Westfalenstadion. Club memandang ketetapan ini tidak peka pada sponsor, sesaat banyak fans BVB serta Dortmund suka jika nama tradisionil saat ini dipertahankan dengan jalan.
Pada tengah Desember 2006, penghentian Deutsche Bahn di Dortmund-Westfalenhalle dinamakan Dortmund Signal-Iduna-Park.
Pada 2 Desember 2003, papan nama di Westfalenstadion tertutupi oleh tulisan "Ali-Sami-Yen-Stadion", [12] sisa stadion rumah Galatasaray Istanbul. Laga di antara team ini serta Juventus di Liga Champions UEFA 2003/04 dipindah ke stadion Dortmund sebab efek terorisme. Galatasaray memenangi laga 2-0.
Warna Borussia Dortmund hitam serta kuning, memberikan club julukannya die Schwarzgelben. Mereka membuat kompetisi lama dengan tetangga Ruhr, Schalke 04, dengan siapa mereka bertanding menantang Revierderby. Mereka bertanding dengan Der Klassiker dengan Bayern Munich.
Dalam soal Football Money League tahunan Deloitte, Dortmund menempati rangking untuk club olahraga paling kaya ke-2 di Jerman, serta team sepak bola paling kaya ke-12 di dunia. [8] Disamping itu, di bawah kepemimpinan Michael Zorc di tahun 2010-an, Dortmund sudah menumbuhkan rekam jejak untuk mendapatkan serta meningkatkan bakat muda, serta masih konsentrasi pada peningkatan skema kepemudaan. [9] Mereka terima pujian sebab pada umumnya ikuti filosofi sepakbola yang menggempur.